Akhirnya Google Merilis Daydream View Headset dan Smartphone Pixel & Pixel XL

Akhirnya Google Merilis Daydream View Headset dan Smartphone Pixel & Pixel XL

2130
0
SHARE

Introducing


Seperti yang kita ketahui, Google pada gelaran Google I/O 2016 Mei lalu telah membeberkan sebuah platform (konsep) baru yang bernama Google Daydream. Daydream merupakan sebuah sistem VR yang disokong oleh perangkat Android N yang dirancang oleh standar perusahaan. Jadi tidak semua smartphone bisa memakai Daydream ini.

Lalu apakah beda dari Google Daydream dengan Google Cardboard??
Sebenarnya Daydream sendiri bisa dibilang menjadi penerus dari Cardboard, yaitu VR Headset dengan harga terjangkau yang dirilis Google dua tahun yang lalu.

Seperti diketahui, Daydream VR merupakan platform virtual reality yang ditujukan untuk bersaing dengan platfrom VR lainnya, dengan cara dan harga yang lebih terjangkau. Tak hanya menyediakan platform, Google juga menyediakan headset untuk menikmati konten virtual reality.

Headset


Seperti yang dapat kita ketahui dari vr.google.com, headset VR khusus untuk Daydream buatan Google diberi nama Daydream View. Sebuah headset yang nyaman serta mudah digunakan.

Secara fungsi, Daydream View memang tidak berbeda dengan produk Google yang jauh lebih murah, Google Cardboard, atau headset lain seperti Samsung Gear VR.

Namun, secara desain, Daydream View terbuat dari busa dan kain, dengan ‘jendela’ berbahan plastik untuk memasukkan ponsel. Dengan berat hanya 220 gram, Google menyebut headset ini lebih ringan ketimbang headset VR lain yang ada di pasaran. Bagian dari headset yang menempel ke muka (Foampad) juga bisa dilepas dan dibersihkan. Penggunaan material khusus memungkinkan Google merilis Daydream View dengan pilihan warna yang lebih banyak.

Untuk pemasangan smartphone, Daydream View juga memiliki mekanisme yang lebih nyaman karena hanya menggunakan satu pengunci.

Apa yang menjadi pembeda adalah kehadiran perangkat remote control yang menjadi wadah untuk perintah pengguna. Remote ini memiliki gyroscope, sehingga input perintah tidak hanya melalui tombol yang ada. Fitur ini memungkinkan kehadiran konten VR yang lebih variatif. Remote yang dihadirkan juga berupa remote nirkabel, sehingga akan lebih memudahkan pengguna dalam bermain serta lebih menarik.

Karena dilengkapi dengan chip NFC, aplikasi pendukungnya akan langsung terbuka saat ponsel diletakkan pada posisinya. Begitu pula saat ‘jendela’ ditutup, sepasang karet yang ada di headset ini akan membantu ponsel menentukan posisi dari garis pembatas di tengah layarnya.

Menurut bocoran, harga headset Daydream VR seperti yang mimin kutip dari CNET, Selasa (4/10/2016), adalah $79 atau sekitar Rp 1 juta ($1 = Rp 13.000).

Experience


Dengan adanya platform Daydream ini, diharapkan konsumen akan lebih menikmati dunia virtual reality. Adapun beberapa konten yang sudah disiapkan Google yang bekerja sama dengan berbagai developer, baik developer game hingga developer cinema adalah sebagai berikut :

1. Explore New World

Beberapa Developer yang telah bekerja sama dengan Google

Pengguna dapat menjelajahi tempat-tempat yang jauh tanpa perlu travelling ke tempat tersebut. Anda dapat menjelajah Museum diberbagai negara, tempat-tempat eksotis diberbagai negara, hingga planet lain seperti planet Mars tanpa perlu mengeluarkan dana yang besar.

2. Personal Cinema

Cinema

Anda akan dimanjakan dengan pengalaman menonton sebuah film dengan layar yang lebar, Melihat sebuah pertandingan olahraga ataupun menonton sebuah konser seperti anda berada disana.

3. Virtual Game

game

Rasakan sensasi bermain game yang lebih nyata. Dengan adanya kontroller nirkabel dari Daydream View, mempermudah anda ketika anda bermain game simulasi seperti mengendarai sebuah pesawat, kapal pesiar, truk, dan lain sebagainya. Bahkan ketika anda bermain game MMORPG yang mengharuskan anda mengeluarkan sebuah “jurus” anda hanya perlu mengayunkan kontroller dari headset Daydream View.

Phone


Sebagaimana mimin kutip dari KompasTekno ada dua seri Pixel yang diluncurkan Google, yaitu Pixel berukuran layar 5 inci dan Pixel XL dengan layar 5,5 inci.

Meski dilabeli sebagai ponsel made by Google, sebenarnya perakitan duo Pixel dipercayakan kepada vendor ponsel Taiwan, HTC.

Penampakan Pixel dan Pixel XL. Android made by google
Penampakan Pixel dan Pixel XL. Android made by google

Pixel dan Pixel XL memiliki otak pemrosesan chipset Qualcomm Snapdragon 821 serta sistem operasi Android yang diracik secara khusus oleh Google. Sistem operasi sudah mendukung platform virtual reality Daydream buatan mereka sendiri.

Duo Pixel dibekali dengan berbagai aplikasi baru, antara lain Google Assistant yang bisa diperintah menggunakan suara. Misalnya, untuk memutar musik tertentu, memilih musik, atau sekadar mencari restoran. Kedua smartphone Android ini mengusung sistem operasi Android 7.0 Nougat.

Kamera belakang Pixel dan Pixel XL memiliki ketajaman resolusi 12 megapiksel dengan ukuran piksel 1,55 mikron, dan diafragma F/2.0. Tak seperti tren smartphone lainnya, desain lensa kamera Pixel tidak menonjol dari bodi. Kamera ini dijagokan sebagai yang terbaik dalam kategori smartphone, bahkan disebut mendapat skor 89 di pengujian DxOMark.

Semua foto atau video yang dihasilkan Pixel dijamin tidak akan memenuhi memori internal smartphone. Pasalnya, Google memberikan ruang penyimpanan cloud tanpa batas dan tetap dalam ukuran aslinya (tidak di-compress).

Terakhir, fitur yang diunggulkan adalah kemampuan pengisian daya baterai super cepat (fast charging). Pengguna cukup meluangkan waktu 15 menit saja agar daya ponsel bisa terisi dan dipakai selama 7 jam.

Sebagaimana mimin kutip dari KompasTekno, Rabu (5/10/2016), varian Pixel (berbentang 5 inci) dengan media penyimpanan 32 GB akan dijual dengan harga 649 dollar AS atau sekitar Rp 8,5 juta.

Sementara itu, varian Pixel dengan media penyimpanan 128 GB dipasarkan dengan harga 749 dollar AS atau sekitar Rp 9,8 juta.

Punya layar yang lebih besar, yakni 5,5 inci, Pixel XL tentunya dijual dengan harga yang lebih tinggi. Versi 32 GB dari perangkat ini akan dijual dengan harga 769 dollar AS atau sekitar Rp 10 juta.

Sedangkan, Pixel XL dengan media penyimpanan 128 GB menjadi yang termahal dengan harga 869 dollar AS atau sekitar Rp 11,3 juta. Harga tersebut, seperti yang sudah disebutkan di atas, sama mahalnya dengan iPhone 7.

Developers


Sampai detik ini, Google telah mengumumkan delapan vendor yang telah bermitra untuk menciptakan smartphone yang dapat digunakan oleh Daydream. Vendor-vendor ini termasuk Samsung, LG, HTC, Xiaomi, Huawei, ZTE, Asus dan Alcatel.

Tidak hanya itu, melalui developers.google.com Google telah menyediakan tempat bagi pemuda-pemudi profesional untuk mengembangkan perangkat maupun platform buatan Google.

Nantinya, Daydream juga bisa memainkan beberapa game keluaran developer ternama seperti EA Games, nDreams, Ubisoft, dan CCP Games.