Google Mencoba Membawa Virtual Reality di Bidang Periklanan

Google Mencoba Membawa Virtual Reality di Bidang Periklanan

20
0
SHARE

Google Mencoba Membawa Virtual Reality di Bidang Periklanan

Hallo guys,
lama ya mimin gak update artikel
Masih suasana lebaran jadi mimin ingin mengucapkan ” Minal Aidzin Wal’faidzin Mohon Maaf Lahir Batin” yak!!

Kali ini mimin ingin memberikan informasi yang cukup keren nih,,
tentunya yang berhubungan dengan teknologi masa depan yaitu virtual reality

Seperti yang kita ketahui bersama ( kalau kalian baca-baca artikel mimin yang lama sih) bahwa teknologi virtual reality semakin berkembang. Bukan hanya pada teknologinya saja, tapi juga penerapan dari teknologi ini.

Kalian bisa baca-baca di artikel mimin berikut :

dan masih banyak lagi tinggal kalian “selami” web mimin ini…

Nah, terbaru perusahaan Raksasa Google membuat sebuah langkah strategis dengan mencoba memanfaatkan teknologi virtual reality pada bidang iklan. Kalau kita runut, memang google sangat mendalami teknologi satu ini, dimulai dari pembuatan google cardboard hingga google daydream dengan segala aplikasi – aplikasi yang mendukung.

Google

Kali ini perusahaan multinasional asal Amerika Serikat ini benar – benar mengambil sebuah langkah yang bisa dibilang briliant. Hal ini terbukti dengan langkah konkrit perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brint dengan membentuk inkubator internal yang bernama Area 120 yang diisi oleh karyawan – karyawan yang mempunyai semangat dalam usahanya mencari hal – hal yang baru.

Sebagai informasi tambahan, area 120 ini diluncurkan pada maret 2016 dengan tujuan menguji gagasan/ide baru yang nantinya diharapkan dapat menjadi produk dari google ( produk tersendiri ataupun produk yang terintegrasi dengan produk yang lain ).

Meski masih dalam tahap uji coba, program bernama Advr ini benar – benar membawa sesuatu yang baru yang belum pernah dilakukan google. Tim di proyek Advr ini telah mengembangkan plugin untuk platform unity. Bahasa sederhananya, nantinya proyek advr ini memungkinkan iklan video yang berjalan di lingkup 3 dimensi atau VR.

Dikutip dari Tech Crunch, Jumat (30/6/2017) menurut keterangan Tim proyek advr menjelaskan bahwa para developer tidak berminat dengan iklan yang mengganggu atau sulit diterapkan pada virtual reality, sehingga tim kami mencoba mengunggah ide sebuah kubus sederhana untuk iklan tersebut.

Nantinya pengguna VR dapat memilih apakah ia ingin melihat kubus tersebut dengan cara mengetuk atau menatapnya beberapa detik.

Intinya pengguna VR nanti dapat memilih untuk melihat video iklan tersebut atau tidak.

Dan ternyata google bukan satu – satunya yang memiliki konsep/gagasan ini, perusahaan lain yaitu Adobe juga dalam tahap yang sama pada proyek yang sama ini.

Gak terbayang ya nantinya kalau semua bidang dapat dimasuki teknologi masa depan ini. Pasti pengalaman pengguna akan semakin immersive ( kita nantikan saja ya )