Qualcomm Terus ‘Pelototi’ Virtual Reality

Qualcomm Terus ‘Pelototi’ Virtual Reality

83
0
SHARE

Pencapaian Qualcomm selama 2016 bisa dikatakan gemilang. Bagaimana tidak? Sejumlah teknologi yang dibesutnya mendapatkan tempat teratas.

Pertama Snapdragon 820, prosesor ini digunakan oleh banyak ponsel flagship. Menariknya, prosesor tersebut tidak hanya untuk mentenagai ponsel berbasis Android.

“Snapragon 820 juga dipakai pada HP Elite X3 yang menjalankan Windows 10 Mobile,” terang Keith Kressin, Senior Vice President, Product Management, Qualcomm saat membuka sesi media 4G/5G Summit yang berlangsung di Ritz Carlton, Hong Kong, Senin (17/10/2016).

Seperti Snapdragon 820, Adreno 530 pun punya jejak yang sama. GPU yang dirilis Agustus tahun lalu itu banyak disematkan pada banyak ponsel di pasaran. Prestasi yang tak kalah memukau dicapai image signal processor (IPS) Spectra.

“Sepuluh dari lima belas ponsel dengan kamera terbaik saat ini menggunakan Spectra IPS,” kata Keith.

Qualcomm Kian 'Pelototi' Virtual RealityFoto: detikINET

Lantas setelah kinerja yang diklaim memuaskan tahun ini, apa yang akan dilakukan ke depan? Keith memaparkan, sejumlah rencana yang bakal dilakukan Qualcomm.

Mereka akan meningkatkan kualitas suara panggilan dengan menghadirkan Ultra HD VoLTE. Lalu di sektor keamanan, Qualcomm bakal meningkatkan kemampuan sensor biometrik untuk keamanan data.

Selain itu mereka akan membuat kamera ponsel kian mumpuni. Baik untuk memotret di kondisi low light maupun 360 derajat. Tidak ketinggalan virtual reality (VR) turut pula menjadi perhatian utama.

“Kami ingin memberikan pengalaman VR yang lebih baik. Kualitas gambar dan audio akan ditingkatkan agar memberikan kesan lebih hidup lagi,” ungkap Keith.

Soal kacamata VR, Qualcomm tidak akan merilis perangkat sendiri. Snapdragon VR820 yang diperkenalkan dalam ajang IFA 2016 tidak dipasarkan luas. Sebab perangkat tersebut lebih sebagai referensi bagi vendor yang akan merilis kacamata VR.

“Kami tidak membuat perangkat VR. Kami lebih pada bekerjasama dengan OEM,” pungkas Keith.

Sumber : Detik