Virtual Reality Membantu Proyek Transplantasi Kepala Manusia

Virtual Reality Membantu Proyek Transplantasi Kepala Manusia

130
0
SHARE

Saat pertama kali mimin membaca berita ini, jujur saja mimin agak merinding lho!
Betapa tidak, transplantasi kepala manusia akan dilakukan di California bulan Desember 2017 mendatang.

Mimin dapat berita dari Mirror (28/11/2016), orang pertama yang akan melakukan transplantasi kepala tersebut adalah Valery Spiridonov – Ilmuwan komputer asal Rusia. Dan dokter yang berani melakukan mega proyek ini adalah Dr. Sergio Canavero.

Valery Spiridinov - Orang yang akan melakukan Transplantasi Kepala
Valery Spiridinov – Orang yang akan melakukan Transplantasi Kepala

Proyek ini sampai saat ini menuai banyak kontroversi dan mendapat penolakan mentah-mentah dari Rumah Sakit tempat Dr. Canavero sebagai kepala proyek transplantasi kepala bekerja. Mereka (pihak rumah sakit tempat Dr. Canavero bekerja) berpendapat bahwa transplantasi kepala mustahil untuk dilakukan, karena kompleksitas dari organ kepala (intinya otak manusia) tidak akan bisa dilakukan secara utuh.

Dr. Canavero adalah pencetus dari ide “gila” ini yang akan melakukan sebuah transplantasi kepala manusia, hampir mirip dengan dongeng-dongeng atau cerita fiksi ilmiah frankenstein. Dr. Canavero pun tidak akan sendirian melakukan mega “gila” proyek ini, dia akan dibantu oleh rekannya yang bernama Ren Xiaoping, ahli bedah dari China Harbin Medical University.

Xiaoping pun bukan orang baru dalam dunia transplantasi, karena kabar yang ada menyebutkan bahwa Xiaoping telah berhasil melakukan transplantasi kepala tikus hampir 1000 ekor.

Untuk mengurangi resiko atau tepatnya untuk menguatkan mental dari Spiridinov sebelum nantinya melakukan operasi, Dr. Canavero dibantu oleh Inventum Bioengineering Technologies sebuah perusahaan asal Amerika membuat sebuah sistem VR (Virtual Reality). Dengan adanya sistem VR ini diharapkan Spiridinov akan memiliki kekuatan mental sehingga operasi transplantasi nantinya akan berjalan mulus.

Alexander Pavovli pimpinan Inventum mengatakan bahwa pasien nantinya akan memasuki sebuah video simulasi yang bernama “Heaven” (Head Anastomosis Venture). Di video tersebut, diharapkan Spiridinov merasakan bagaimana sebuah kepala “berpindah” dari tubuh yang satu ke yang lainnya.

“Video ini diharapkan mampu menyajikan sebuah transisi dalam VR, serta pasien nantinya akan mendapatkan latihan intensif di dalam video ini sebelum nantinya dilakukan proses operasi yang nyata. tujuan utamanya tidak lain adalah agar pasien tidak kaget ketika menjalani operasi,” kata Pavlovcik.

“Simulasi VR ini merupakan komponen yang sangat penting, karena dengan adanya simulasi yang dirasakan oleh pasien menjadikan sebuah stimulus ketika nantinya pasien benar-benar “masuk” ke dunia yang nantinya akan benar-benar dilaluinya,” ia melanjutkan.

Simulasi Dr. Canavero melakukan Transplantasi Kepala Manusia
Simulasi Dr. Canavero melakukan Transplantasi Kepala Manusia

Dr. Sergio Canavero, mengatakan bahwa VR Headset yang digunakan Spiridonov yang dibantu oleh video “Heaven” nantinya dapat menimbulkan reaksi psikologis yang bisa membantu diri Spiridinov siap untuk menjalani operasi.