Yuk Kenali Motion Sickness dan Gejalanya

Yuk Kenali Motion Sickness dan Gejalanya

141
0
SHARE

Pernahkah Anda merasakan mual ketika sedang dalam perjalanan baik itu perjalanan darat, udara, mapun air? Biasanya rasa mual ini dikenal dengan istilah “mabuk jalan”. Pernahkah Anda merasakan pening dan mual ketika bermain Video Game yang mensimulasikan gerakan seperti Counter Strike padahal belum bermain terlalu lama? Gejala mual saat bermain game ini mirip dengan gejala mual pada saat melakukan perjalanan.

Dalam dunia kedokteran, mabuk selama perjalanan disebut Motion Sickness. Motion sickness merupakan sekumpulan gejala yang terdiri dari kelelahan, kepala pusing, mual sampai muntah dan keluar keringat dingin yang terjadi saat dalam kendaraan yang berjalan.

Tak hanya pada anak-anak, orang dewasa pun juga berisiko mengalami mabuk perjalanan. Mabuk perjalanan bukan merupakan suatu penyakit, tetapi merupakan gangguan sesaat yang dipicu oleh adanya gangguan koordinasi di otak akibat adanya rangsangan dari luar yang diterima oleh panca indra secara bersamaan dan diteruskan ke dalam otak.

Apa itu mabuk jalan alias Motion Sickness?

Kalau mengacu dari istilahnya dalam bahasa Inggris, (Motion = gerakan), maka mabuk jalan ini adalah suatu sickness (penyakit, gangguan) yang disebabkan oleh adanya gerakan. Penyakit ini merupakan gangguan yang terjadi pada telinga bagian dalam (labirin) yang mengatur keseimbangan, dan disebabkan karena gerakan yang berulang, seperti gerak ombak di laut, pergerakan mobil, perubahan turbulensi udara di pesawat, dll.

Otak kita secara terus menerus mengumpulkan dan menganalisis data dalam hal orientasi (arah) tubuh saat ini, gerakan, keseimbangan, dan penglihatan. Data-data ini dikumpulkan oleh otak melalui 3 jalur pada sistem saraf, yaitu: telinga bagian dalam/Inner Ear (perasaan terhadap gerakan, percepatan, gravitasi), mata (penglihatan), dan jaringan lebih dalam pada permukaan tubuh manusia (yang disebut proprioceptors).

Telinga Bagian Dalam (Vestibular System/Inner Ear)

Telinga bagian dalam (secara medis dikenal sebagai sistem vestibular), berkaitan dengan keseimbangan dan posisi tubuh. Kemungkinan besar, faktor inilah yang paling penting ketika seseorang mengalami mabuk gerakan. Sistem vestibular adalah kombinasi yang sangat kompleks dari saraf dan saluran cairan (fluida) di dalam telinga.

Sistem vestibular membantu Otak kita untuk menentukan:

  • Apakah sedang bergerak maju dan mundur (seperti ketika berjalan).
  • Apakah sedang mengalami percepatan atau perlambatan (seperti ketika berada dalam mobil yang sedang digas atau direm).
  • Apakah sedang beralih/berputar/berbelok dari satu sisi ke sisi lainnya (seperti ketika pesawat terbang beralih dari satu sisi ke sisi lainnya).
  • Apakah Anda sedang bergerak ke atas atau ke bawah (seperti mendaki atau menuruni tangga).

 

Apakah Anda merasakan efek gravitasi atau tidak (yang Anda alami saat naik lift).
Telinga bagian dalam juga membantu kita untuk mengontrol rasa keseimbangan (Equilibrium) dan gerakan. Yang kemudian akan mengirimkan informasi ke otak dan otak memberitahukan bagian manakah dari tubuh kita yang harus mengimbangi gerakan yang kita alami untuk menjaga keseimbangan yang tepat. Ketika telinga bagian dalam kita merasa seperti keluar dari keseimbangan, mabuk gerakan dapat terjadi.

Penglihatan (Mata)

Komponen kedua yang menentukan posisi dan gerakan tubuh kita adalah mata. Mata membantu otak kita menentukan di mana lokasi tubuh kita dengan melihat benda-benda di sekitarnya.

Mata Anda juga dapat memberitahu Otak kita:

  • Apakah kita sedang berbaring atau berdiri (biasanya benda-benda di sekitar Anda akan cenderung diam).
  • Apakah posisi tubuh kita normal atau terbalik (seperti ketika Anda berada di roller coaster).
  • Apakah tubuh kita sedang bersandar dari satu sisi atau ke sisi yang lain (seperti ketika anda berdiri tegak lurus dengan kemiringan bukit).
  • Apakah kita sedang bergerak maju atau mundur (seperti ketika Anda melihat keluar jendela kereta api dan benda-benda diam di luar jendela tampak bergerak berlawanan dengan arah kereta api).
  • Mata kita kadang-kadang bisa tertipu dengan berpikir bahwa kita sedang tidak bergerak padahal sebenarnya bergerak. Ambil contoh ketika Anda berada di dalam ruangan kapal yang tidak ada jendela. Telinga bagian dalam Anda merasakan dan memberitahukan kepada otak bahwa tubuh Anda sedang bergerak tetapi mata Anda memberitahukan tidak ada pergerakan tubuh (karena tidak melihat sesuatu yang bergerak tanpa adanya jendela). Perbedaan input inilah sebagai salah satu penyebab mabuk gerakan.

Proprioseptor (Proprioceptors/Proprioception)

Komponen ketiga yang membantu menentukan apakah tubuh kita sedang diam atapun bergerak adalah proprioseptors. Proprioseptors hanyalah khayalan yang menggambarkan berbagai sensor yang terletak di kulit, persendian, dan otot yang memberitahu otak tentang bagaimana anggota badan dan tubuh kita diposisikan.

Otak kita terus-menerus mengambil semua informasi yang diterima dari mata dan dari sistem vestibular. Untuk menjaga keseimbangan dan untuk memulai gerakan, otak kemudian mengambil semua data yang diterima dan tanpa sadar memberitahukan sendi, otot, tendon, dan ligamen Anda untuk mulai bergerak.

Selain itu, proprioseptor juga menentukan posisi tubuh kita berdasarkan bagian mana dari tubuh kita yang sedang menyentuh tanah. Astronot yang tidak merasakan gravitasi akan mengalami mabuk gerakan. Hal ini diyakini bahwa ini penyebab mabuk adalah akibat langsung dari proprioseptor tubuh mereka tidak mampu menentukan mana yang adalah atas atau bawah karena tidak ada anggota tubuhnya yang menyentuh tanah.

Mengapa gerakan bisa menyebabkan Motion Sickness?

Ketika tubuh digerakkan dengan sengaja, misalnya ketika berjalan, input dari ketiga jalur tadi akan dikoordinasikan oleh otak. Ketiga input itu memberitahukan otak bahwa tubuh kita sedang bergerak.

Tetapi ketika terjadi gerakan yang tidak disengaja, seperti ketika berada di dalam mobil yang mana tubuh kita sedang ‘digerakkan’, akan terjadi konflik dari ketiga input (mata, sistem Vestibular, dan Proprioseptor) ini dan otak tidak bisa mengkordinasikan ketiga input yang konflik ini dengan baik.

Adanya konflik dalam koordinasi 3 input tadi diduga menyebabkan produksi zat histamin yang akan merangsang otak sehingga menimbulkan reaksi mual atau muntah. Konflik input dalam otak ini diduga melibatkan level neurotransmiter yaitu histamin, asetilkolin, dam norepinefrin.

Motion Sickness ada 3 macam berdasarkan ketidak seimbangan inputnya, yaitu:

  1. Gerakan yang terasa tetapi tidak terlihat
  2. Gerakan yang terlihat tetapi tidak terasa
  3. Gerakan yang terlihat dan terasa tetapi tidak cocok/sejalan satu sama lain
  • Gerakan yang terasa tetapi tidak terlihat

Dalam kasus ini, gerakan dirasakan oleh sistem vestibular, tetapi tidak ada gerakan atau sedikit sekali yang terdeteksi oleh mata. Sistem vestibular  memberitahukan otak bahwa tubuh sedang bergerak, tetapi mata memberitahukan otak bahwa tubuh sedang diam.
Input dari mata yang bertentangan dengan input dari sistem vestibular ini akan mengakibatkan mabuk perjalanan.
Contoh kasus pada gejala ini adalah:

Mabuk Perjalanan Darat, Air, dan Udara

Ketika Anda melakukan perjalanan, gerakan kendaraan (atas, bawah, kiri, dan kanan) dirasakan sistem vestibular tetapi mata Anda kebanyakan melihat bagian dalam kendaraan yang diam. Mabuk perjalanan akan lebih parah jika Anda membaca di dalam kendaraan karena mata Anda akan fokus sepenuhnya pada bacaan Anda tanpa sekalipun melihat pergerakan di luar kendaraan.

Tetapi, ada pengecualian untuk pengemudi karena perhatian mata para pengemudi selalu terfokus kepada gerakan di luar kendaraan sehingga sensor mata yang dimilikinya siap dengan berbagai bentuk gerakan sehingga mereka jarang/tidak mengalami mabuk. Pengecualian juga terjadi jika Anda berpergian menggunakan sepeda motor yang mana Anda tidak berada dalam ruangan tertutup seperti pada mobil sehingga penglihatan mata terhadap pergerakan di sekitar tidak terhalangi.

Mabuk perjalanan dapat dicegah ataupun dikurangi dengan duduk di dekat jendela dan mencoba untuk lebih memperhatikan gerakan benda-benda (sebenarnya kendaraanlah yang bergerak, tetapi benda-benda di luar akan terlihat bergerak oleh orang di dalamnya) di luarnya sehingga memberi kesempatan kepada mata untuk memberitahukan otak bahwa tubuh Anda sebenarnya sedang bergerak.

Pada pesawat terbang, hal ini lebih sulit untuk dilakukan karena ukuran jendela yang relatif kecil sehingga tidak semua penumpang dapat melakukannya.

Pada kapal laut, ini lebih sulit lagi karena banyak sekali ruangan tanpa jendela. Dengan melihat ke luar jendela belum tentu mata bisa menyadari adanya pergerakan karena pemandangan di tengah laut yang mana tidak ada benda yang terlihat bergerak. Solusinya adalah dengan sesekali ke geladak kapal untuk melihat secara dekat air yang bergerak dan merasakan angin yang berhembus.

  • Gerak Putar Revolusi
Revolusi adalah perputaran suatu benda mengelilingi suatu poros (titik pusat). Kasus ini ditemui pada wahana dalam taman bermain. Apabila seseorang sedang duduk di dalam wahana tersebut, Mata seseorang cenderung melihat bagian dalam di sekitar tempat duduknya yang tidak terlihat bergerak tetapi sistem vestibular tetap merasakan adanya gerakan sehingga dapat menyebabkan mabuk.
  • Gerak Putar Rotasi
Rotasi adalah gerakan suatu benda berputar mengelilingi porosnya sendiri. Apabila anda mencoba berputar/berotasi kemudian tiba-tiba berhenti, maka Anda akan merasa pusing karena sewaktu berhenti, cairan di dalam telinga Anda masih ikut berputar yang masih memberi sinyal gerakan bagi otak sedangkan mata tidak merasakan lagi adanya gerakan.
  • Gerakan yang telihat tetapi tidak terasa

Dalam kasus ini, gerakan dirasakan oleh mata, tetapi tidak ada gerakan yang terdeteksi oleh sistem vestibular. Kondisi disebut juga dengan istilah Visually Induced Motion Sickness (VIMS).
Contoh kasus pada gejala ini adalah:

  • Sewaktu menonton Video
Hal ini terjadi ketika menonton di layar lebar IMAX ataupun OMNI MAX. Selain itu, pusing juga dapat terjadi sewaktu menonton di bioskop biasa dan bahkan nonton TV. Sebagai catatan, pada saat penayangan Film “The Blair Witch Project” di bioskop, penonton diperingatkan kemungkinan mual, terutama pada wanita hamil. Hal ini dikarenakan pembuatan film ini direkam dengan Camcorder (alat perekam Video yang digenggam) sehingga lebih banyak gerakan yang terlihat daripada dengan kamera video lainnya.
  • Sewaktu bermain game ataupun simulator

Sewaktu bermain video game ataupun simulator, Anda juga dapat merasakan mabuk. Jenis Video game yang rentan terhadap mabuk adalah Game yang meniru pandangan mata seseorang dalam berjalan/berlari (seperti game Counter Strike, Condition Zero, Live or Death, dan sejenisnya) karena game seperti ini memperlihatkan jangkauan gerakan yang besar secara terus menerus.

Mabuk sewaktu menjalankan simulator lebih rentan daripada sewaktu bermain game karena gerakan yang terlihat di simulator dirancang sedemikian rupa agar gerakan yang terjadi meniru gerakan yang seharusnya terjadi. Dalam penelitian yang dilakukan oleh U.S. Army Research Institute for the Behavioral and Social Sciences dalam laporan yang diterbitkan Mei 1995 berjudul “U.S. Army Research Institute for the Behavioral and Social Sciences”, dari 742 pilot dari 11 simulator penerbangan militer, “kira-kira setengah dari jumlah pilot (334) dilaporkan mengalami gejala mabuk: 250 (34%) melaporkan bahwa gejala mabuk hilang dalam waktu kurang dari 1 jam, 44 (6%) melaporkan bahwa gejala mabuk berlangsung lebih dari 4 jam, dan 28 (4%) melaporkan bahwa gejala mabuk berlangsung lebih lama dari 6 jam”.

  • Gerakan yang terlihat dan terasa tetapi tidak cocok satu sama lain Dalam kasus ini, tubuh merasakan kompleks (lebih dari satu gerakan), seperti:
  • Berada di dalam mobil atau pesawat terbang yang sedang berbelok dan kemudian naik ataupun turun pada saat yang sama.
  • Berada di dalam mobil ataupun kapal yang sedang bergerak maju dan bergerak naik-turun disebabkan jalanan kurang rata/ombak.
  • Gerakan-gerakan yang kompleks ini menyebabkan mabuk, karena:
  • Gerakan yang dirasakan oleh mata tidak sama dengan yang dirasakan oleh sistem vestibular dan proprioseptor. Sebagai contoh: Mata melihat gerakan maju, sedangkan sistem vestibular merasakan gerakan naik/turun ketika menenpuh jalanan darat yang kurang rata. Ketidaksesuaian input antara mata dan sistem vestibular ini mengakibatkan mabuk.
  • Otak menerima berbagai (maju/mundur, belok kiri/kanan, naik/turun) sinyal gerakan dari sistem vestibular secara bersamaan dan berulang-ulang sehingga tidak bisa mengkoordinasikan setiap gerakan dalam tujuan mencapai keseimbangan tubuh. Faktor kedua ini lebih berpengaruh terhadap mabuk daripada faktor pertama, inilah yang menjelaskan kenyataan bahwa orang buta juga bisa mengalami mabuk walaupun tidak menerima input apa-apa dari mata.
  • Kasus lain yang populer adalah pada Astronot seperti yang telah diceritakan sebelumnya. Data menunjukkan, bahwa mabuk angkasa diderita oleh 70% calon astronot. Ketika menjauhi bumi, tubuh Astronot yang hampir tidak merasakan gravitasi ini menyebabkan proprioseptor tubuh mereka tidak mampu menentukan mana yang adalah atas atau bawah karena tidak ada anggota tubuhnya yang menyentuh tanah sehingga membuat otak kebingungan dalam mengkoordinasikannya. Beberapa anggota kru mengatakan, bahwa mereka selalu merasa tubuh mereka terbalik, meskipun sudah benar arahnya.

Cara mencegah atau meminimalkan mabuk

– Naiklah kendaraan di bagian di mana mata Anda akan melihat gerakan yang sama dengan yang dirasakan oleh tubuh (jadi jangan duduk menghadap ke belakang misalnya, atau di samping, yang tidak searah dengan gerakan mobil). Kalau di mobil atau bus, duduklah di depan dan lihat pemandangan. Kalau di kapal, pergilah ke dek dan melihat gerakan horizontal. Kalau di pesawat, duduklah dekat jendela dan melihat keluar. Juga duduklah di bagian dekat sayap, di mana gerakan terasa paling minimal.

– Tidur selama perjalanan juga akan membantu karena mata tidak menerima input sehingga tidak menimbulkan konflik terhadap sistem Vestibular.

– Mengunyah permen karet selama perjalanan

– Jangan membaca di perjalanan

– Jangan melihat atau bicara dengan orang lain yang juga gampang mabuk jalan

– Hindari bau-bauan yang kuat, makanan yang berbumbu tajam, terutama sebelum dan selama perjalanan.

– Gunakan obat anti mabuk. Ada studi melaporkan bahwa jahe bisa mengurangi mabuk jalan, jadi bisa juga dicoba minum wedang jahe atau mengulum permen jahe, walaupun mungkin hasilnya akan bervariasi antar orang.

– Memakai kacamata elektronik yang telah dirancang khusus untuk meredam gejala mabuk